The news is by your side.

GAPKI: Produksi Minyak Sawit di Q1 / 2018 Naik 24%

0 32

Asosiasi Pengusaha Kelapa Sawit meluncurkan kinerja pertama minyak sawit Indonesia. Kinerja produksi minyak sawit Indonesia pada kuartal pertama 2018 naik 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017 atau dari 8,4 juta ton pada kuartal pertama 2017 menjadi 10,41 juta ton pada periode yang sama tahun 2018.

Produksi yang meningkat secara signifikan pada akhir 2017 dapat menjadi penyebab kekeringan El Nino yang dialami pada tahun 2015.

Selain itu, tingkat produksi yang menghasilkan lebih banyak produksi dapat terus meningkat meskipun banyak perkebunan mengolah kembali kebun mereka.

Kinerja ekspor minyak sawit Indonesia pada Maret 2018 juga meningkat tajam sebesar 1%.

Sepanjang Maret, volume ekspor minyak sawit Indonesia (tidak termasuk biodiesel dan oleokimia) hanya mampu mencapai 2,4 juta ton, atau 33,860 ton dibandingkan dengan Februari 2,37 juta ton.

Berdasarkan GAPKI, kinerja ekspor relatif stagnan oleh kebijakan pemerintah India untuk menaikkan pajak impor minyak pada awal Maret 2018 untuk CPO 44% dari semula hanya 30% dan minyak sawit olahan 54% dari semula 40%.

Kebijakan India untuk meningkatkan impor minyak nabati, mengakibatkan ekspor minyak sawit Indonesia ke India terkikis 33.440 ton atau turun sekitar 8% pada Maret 2018 dibandingkan dengan bulan sebelumnya, atau dari 442.090 ton pada bulan Februari turun menjadi 408.650 ton pada bulan Maret.

Ekspor minyak sawit Indonesia turun pada Maret 2018 dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan ada 59% Cina, 30% Timur Tengah dan Pakistan 0,5%.

Di sisi lain, tujuan ekspor utama Indonesia seperti Uni Eropa, Cina dan Amerika Serikat pada Maret 2018 mencatat impor masing-masing 38%, 16% dan 11% dibandingkan dengan Februari. Pasar baru negara-negara Afrika juga mencatat peningkatan impor sebesar 38%.

Dari sisi produksi, pada Maret 2018, produksi minyak sawit Indonesia mencatat kenaikan 9% atau 3,35 juta ton pada Februari dan naik menjadi 3,65 juta ton pada Maret. Peningkatan produksi adalah karena hari kerja yang panjang dan Cuaca yang mendukung.

Dengan meningkatnya produksi dan ekspor yang relatif stagnan, stok minyak sawit Indonesia mencatat kenaikan menjadi 3,65 juta ton pada akhir Maret dibandingkan dengan 3,5 juta ton.

Leave A Reply

Your email address will not be published.