





InhuaOnline – Asosiasi Tianxia Taijiquan Indonesia (ATTI) kembali menegaskan dominasinya di kancaholahraga bela diri nasional. Pada ajang Wushu Champion SLC 2026, ATTI sukses meraih juaraumum kategori veteran dengan torehan medali yang mencolok.
Kompetisi yang digelar selama dua hari, 17–18 Januari 2026, di Lantai 2 Fairway Nine Mall,
Surabaya, menjadi panggung keunggulan para atlet ATTI. Mereka memborong 72 medali emas,
30 perak, dan 8 perunggu, meninggalkan jauh kontingen lainnya. Sejumlah pesaing seperti Eng
An Kiong Wushu Kota Malang, Yayasan INTI Bayangan DKI Jakarta, dan Sasana Yong Beng
Surabaya hanya mampu mengoleksi masing-masing tiga emas.
Ketua Umum ATTI, Laoshi Adi Setiago, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas
capaian tersebut. Menurutnya, keikutsertaan ATTI dalam ajang kompetisi bukan semata untuk
mengejar gelar juara, melainkan sebagai sarana pembinaan, menjaga kebugaran, serta
menampilkan keindahan gerak seni bela diri Taiji Quan.
“Melihat para atlet ATTI berlaga dengan sehat, bugar, dan penuh semangat sudah menjadi
kebahagiaan tersendiri. Bagi yang meraih nilai tinggi, jangan cepat berpuas diri. Teruslah belajar.
Sementara bagi yang nilainya belum maksimal, jangan berkecil hati, karena kegagalan adalah
awal dari kesuksesan,” ujar Laoshi Adi.
Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh atlet dan pengurus ATTI yang berhasil membawa
pulang piala juara umum Wushu Champion SLC 2026 kategori veteran. “ATTI Sehat, Semangat,
Jaya,” tegasnya.
Sebagai informasi, ATTI didirikan oleh Laoshi Adi Setiago dengan misi memasyarakatkan Taiji
Quan sebagai olahraga bela diri yang menyehatkan dan dapat dipelajari oleh semua kalangan
usia. Konsistensi pembinaan yang dilakukan ATTI terbukti melalui deretan prestasi, termasuk
raihan juara umum di berbagai kejuaraan Taiji Quan nasional.
Sementara itu, SLC CUP 2026 merupakan ajang olahraga lintas cabang yang rutin digelar setiap
tahun. Pada edisi kali ini, kompetisi diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia,
mulai dari Jawa Timur hingga Bandung, Jakarta, Magelang, Semarang, Solo, dan Banjarmasin.
Beragam cabang olahraga dipertandingkan, seperti floorball, wushu, taichi, muay thai, karate,
pencak silat, hockey, jujitsu, dan anggar. Tak hanya menjadi ajang adu prestasi, SLC CUP 2026
juga memberikan kesempatan latihan ke Jepang bagi para pemenang dengan subsidi biaya
hingga 40 persen.
Ajang ini sekaligus menjadi ruang memperkenalkan seni bela diri tradisional kepada generasi
muda serta mempererat silaturahmi antar-atlet lintas daerah. (Red)
Share this:
- Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
- Click to share on Telegram (Opens in new window) Telegram
- Click to share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
- Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
- Click to share on X (Opens in new window) X
- Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
- Click to email a link to a friend (Opens in new window) Email