Cegah Meluasnya Virus Corona, Pemprov Jatim Liburkan Pelajar Sekolah

0 7
Inhuaonline,Surabaya – Melalui secarik kertas Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta anak-anak se Jatim mulai 16 Maret 2020 untuk belajar di rumah sampai dengan waktu yang ditentukan. “Tetap semangat mengejar cita-cita di tengah wabah COVID-19” akhir tulisan Gubernur Jatim.
Saat ini Jatim tak hanya waspada COVID-19 tapi juga Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim penghujan. Khofifah melaporkan kasus DBD telah mencapai 2.016 dan 20 pasien meninggal dunia. Naik dari sebelumnya, sebanyak 1.766 kasus dengan 15 berujung kematian pada 10 Maret lalu. “Kasus demam berdarah paling banyak ada di daerah Trenggalek, kemudian Jember dan Banyuwangi,” jelasnya.
Bupati Banyuwangi memberikan hand sanitizer ke perwakilan tempat ibadah

 

Sementara itu Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak melakukan sidak di poli khusus RS Universitas Airlangga guna mengetahui kesigapan tim kesehatan yang dipersiapkan Pemprov Jatim menangani virus corona dan pelayanan kepada masyarakat teridentifikasi gejala-gejala masuk katagori virus corona (15/3).
Emil mengungkapkan rasa syukur karena masyarakat datang memeriksakan diri secara mandiri di RS Unair. “Banyak dari mereka memeriksakan diri bukan karena sakit melainkan ingin memastikan kesehatan tubuhnya setelah berpergian keluar negeri ataupun ingin meyakinkan kesehatan tubuhnya tidak terjangkiti virus Covid -19,” ungkapnya.

 

Wali Kota Surabaya menggelar Press Conference terkait  antisipasi penyebaran COVID-19. Pemkot Surabaya akan membuat aplikasi dan website Lawan COVID-19 yang berisi apa saja yang harus dilakukan dalam mengantisipasi virus sedini mungkin. Masjid pun dihimbau menggulung karpet dan melakukan pembersihan. Pemkot telah memasang tempat cuci tangan di tempat umum. Kepengurusan kependudukan bisa dilakukan secara online dan antrian ke puskesmas cukup dengan aplikasi e-Health. Risma berpesan semua warganya yang merasa sakit segera periksa diri setelah bepergian ke luar negeri.
Walikota Surabaya akan membuat aplikasi dan website Lawan COVID-19
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas selain meliburkan pelajar pada 16-28 Maret 2020 juga meniadakan semua festival terkait antisipasi wabah corona. Anas menghimbau anak-anak untuk belajar di rumah dan meminta orangtua tidak mengajak mereka bepergian karena bukan liburan. Anas pun membagi hand sanitizer ke semua tempat ibadah di Banyuwangi.

 

Bupati Jember rapat bersama tim ahli kesehatan antisipasi coronaviru

Hal yang sama dilakukan Bupati Jember Faida saat menggelar rapat bersama tim ahli kesehatan di Pendapa Wahyawibawagraha (15/3). Faida meliburkan para pelajar dan aktif masuk pada 30 Maret mendatang. Namun sebelumnya para pelajar mendapatkan edukasi panduan teknis belajar jarak jauh di rumah.

Walikota Madiun himbau tidak bersalaman dan sosialisasikan thermogun
Walikota Madiun Maidi menghimbau warganya untuk tidak bersalaman. Serta menyosialisasikan thermogun. “Kalau ada yang mengarahkan thermogun ke kening jangan curiga kita terjangkit virus COVID-19. Aksi preventif itu bentuk kepedulian. Saya didampingi Kepala Dinas Kesehatan dan KB memeriksa suhu badan Forkopimda yang ada di ruang transit sebelum memulai Apel Pencegahan COVID-19. Semuanya normal, di bawah 37 derajat celcius. Tetap sehat dan jangan panik” himbaunya.
Dr Edhy Listiyo Ketua Perkumpulan RS. Adi Husada

 

Dr. Edhy Listiyo Ketua Perkumpulan RS. Adi Husada menghimbau masyarakat mewaspadai penyebaran coronavirus dengan sering mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun. Tidak bersalaman, tidak sering berkumpul untuk hura-hura, mengurangi bepergian, menggunakan masker jika sakit, makan minum sehat, berolahraga dan tidur yang cukup. Himbauan Ketua Perkumpulan RS. Adi Husada inipun banyak dibagikan di Whatsapp. (AV)

Leave A Reply

Your email address will not be published.