Washington – Seorang warga negara Amerika Serikat yang berperang melawan pasukan Rusia di Ukraina tewas.

“Kami dapat mengonfirmasikan kematian warga negara AS Stephen Zabielski di Ukraina,” demikian sejumlah media AS melaporkan pada Selasa (21/6) mengutip Departemen Luar Negeri AS.

Menurut keterangan tersebut, Kemlu telah menghubungi pihak  keluarga dan menyediakan bantuan konsuler.

Pria berusia 52 tahun itu tewas pada Minggu (15/5) saat berperang di Desa Dorozhniank, Ukraina, demikian berita kematian pada 1 Juni di surat kabar The Recorder yang berbasis di New York.

Berita tersebut disampaikan setelah Deplu AS mengidentifikasi warga AS ketiga yang hilang saat berperang (missing in action) di Ukraina.

Sementara itu menurut Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Senin (20/6), dua veteran lain AS yang hilang di Ukraina, diidentifikasi sebagai Andy Huynh (27) dari Hartselle, Alabama, dan Alexander Drueke (39) dari Tuscaloosa, Alabama, telah ditahan oleh otoritas berwenang.

Dalam wawancara dengan jaringan televisi AS NBC News, Peskov mengatakan kedua pria tersebut adalah tentara bayaran yang membahayakan nyawa tentara Rusia, dan bahwa mereka seharusnya bertanggung jawab atas tindak kejahatan tersebut sambil menunggu penyelidikan pada waktunya.

Deplu AS menganjurkan warganya agar tidak bepergian ke Ukraina karena bahaya yang menyertai akibat konflik antara Rusia dan Ukraina. 

Xinhua