20 rumah di Cawang Atas terbakar akibat gas bocor

0 5

Jakarta – Sebanyak 20 unit rumah tinggal semi permanen di belakang Apartemen Signature Park Cawang, Jakarta Timur, hangus terbakar, Rabu malam, diduga akibat gas bocor.

“Lokasinya di Jalan MT Haryono RT04 dan RT05 RW01 Cawang Atas, Kampung Dalam tepatnya di belakang Apartemen Signature Park,” kata Kepala Seksi Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman di Jakarta.

Gatot menerima laporan kebakaran tepat pukul 18.50 WIB dari salah satu warga setempat.

Sebanyak 40 jiwa yang tergabung dalam 20 kepala keluarga (KK) harus diungsikan karena rumah tinggal mereka terbakar. Sebanyak 16 unit armada pompa pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kebakaran.

Sebanyak 80 personel kebakaran berhasil menguasai kobaran api di atas lahan seluas 2.000 meter persegi (m2) dan melakukan pemadaman pada pukul 19.00 WIB. “Kerugian berkisar Rp1 miliar,” kata Gatot.

Laporan petugas lapangan menyebutkan kebakaran itu dipicu kebocoran selang regulator tabung gas.

“Informasi awal, ada yang sedang memasak namun ditinggal pergi, lalu terjadi ledakan di dapur kemudian terjadi penyalaan di dapur dan merambat ke bangunan lainnya,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban seluruhnya adalah pria berusia muda dan orang tua.

Salah satu di antaranya menderita patah kaki karena melompat dari atap rumah saat mencoba memadamkan api. Sementara dua lainnya menderita sesak nafas karena kepulan asap kebakaran.

“Korban saat ini dibawa ke Rumah Sakit Budi Asih Cawang oleh petugas Puskesmas Cawang,” katanya.
Pihaknya mencatat sebanyak 240 jiwa warga RT 04 dan RT 05 RW01 Kampung Dalam Cawang menjadi korban kebakaran akibat puluhan rumah terbakar.

Kejadian kebakaran di area lahan seluas 2.000 meter persegi (m2) di belakang Apartemen Signature Park Jalan MT Haryono itu berlangsung pukul 18.30 WIB.

Api berhasil dipadamkan oleh 80 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur satu jam kemudian.

Leave A Reply

Your email address will not be published.