Walikota Singkawang Tinjau Jalan Baru yang Ditanami Pohon Pisang

0 48

Hujan deras yang terus mengguyur dalam satu bulan terakhir, mengakibatkan sebagian besar ruas jalan di Singkawang mengalami kerusakan parah. Salah satunya adalah kondisi di Jalan  Baru, Keluarahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan yang sebagian besar masih berupa tanah liat, sehingga sulit untuk dilewati kendaraan.

Mendengar laporan bahwa kondisi di beberapa ruas jalan banyak yang rusak parah, Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie bersama beberapa staf melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

Ternyata, informasi yang disampaikan masyarakat memang benar jalannya mengalami kerusakan sangat parah. Bahkan untuk menutup jalan itu agar tidak membuat kendaraan terjebak, oleh warga setempat ditanami pohon pisang.

“Memang benar apa yang disampaikan oleh warga kepada kami. Mobil yang kami pakai,walaupun sudah menggunakan ban khusus untuk daerah berlumpur, masih saja direpotkan,” kata Tjhai Chui Mie, Kamis 17 Januari 2019.

Merespon hal itu, mantan Ketua DPRD Singkawang yang kerap blusukan ala Jokowi itu,memerintahkan stafnya untuk melakukan inventarisasi tingkat kerusakan jalan dan mencari solusi penanganannya.

Untuk penanganan sementara, dilakukan dua pola penanganan. Jalan tanah akan dilapisi batu dan untuk jalanan yang rusak akan dilakukan tambal sulam.

Agar hasilnya maksimal, dinas pekerjaan umum dimaksimalkan melakukan pengerjaan perbaikan pada saat cuaca cerah.

“Kalau dalam kondisi hujan, kita tidak bisa berbuat maksimal, tapi kita akan berupaya semaksimal mungkin demi melayani masyarakat. Hal ini juga mengingat bahwa pembangunan jalan ini  sebagai hal penting, karena merupakan kebutuhan utama masyarakat dalam menjalani aktivitas dan kehidupan sehari-hari. Kami sering mendapat masukan tentang kondisi jalan yang ada di beberapa wilayah Kecamatan,dan Pemkot telah menindak lanjuti. Namun masih ada masyarakat yang belum memperoleh informasi tindak lanjut dari kami. Untuk itu, kami berharap kawan-kawan insan Pers untuk dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujar Tjhai Chui Mie.

Kerusakan jalan juga membuat hasil-hasil pertanian tidak bisa dibawa keluar dari wilayah itu. Akibatnya perekonomian warga setempat yang mengandalkan hidup dari sektor pertanian terganggu.

Sebagian besar warga di Jalan di Baru, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan masih mengandalkan sektor pertanian. Dengan kondisi yang masih berupa tanah kuning dan seing mengalami kerusakan parah, mengakibatkan hasil pertanian warga setempat tidak terangkut maksimal.

Selain guyuran hujan, kelebihan tonase kendaraan juga memperparah tingkat kerusakan jalan. Kendaraan bermuatan berat milik beberapa perusahaan galian C, dituding berkontribusi atas percepatan kerusakan jalan.

Kon Jun Fui salah seorang warga Jalan Baru mengatakan, kerusakan jalan dirasakan sejak beberapa tahun  yang ditandai aspal mengelupas sehingga berlobang.

Kondisi tersebut ujarnya sangat mengggangu kelancaran kendaraan yang berlalu lintas, mengundang kerawanan terjadi kecelakaan, dan mengakibatkan warga tidak dapat mengangkut hasilpertaniannya secara maksimal. Oleh karena itu, warga Jalan Baru Singkawang Selatan sangat berharap Pemerintah Kota Singkawang segera melakukan perbaikan jalan.  (Rio Dharmawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.