The news is by your side.

UNISNU Gelar Diskusi Nusantara Bertajuk Islam Nusantara, Islam China dan Laksamana Cheng Ho

19

Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menggelar diskusi Nusantara Islam yang diadakan di Ruang Seminar Gedung Pascasarjana, Selasa (10/7).

Diskusi tentang tema Pelacakan Relasi Islam Nusantara dan Islam China menghadirkan pembicara Wakil Rais PCINU Tiongkok, Ali Romdhoni dan Muhammad Nashrul Haqqi, dosen Unisnu Jepara.

Seperti diketahui, jejak Islam di nusantara erat kaitannya dengan kebudayaan Tionghoa. Dalam sejarah penyebaran agama Islam di Indonesia ada kontribusi Muslim Cina yang berkunjung ke negara ini. Begitu pun di Jepara. Beberapa ornamen di Masjid Sultan Astana Hadir Mantiri juga banyak ditemukan ornamen-ornamen khas China.

Ali yang juga dosen Unwahas dalam presentasinya mengatakan bahwa ada banyak masjid di Indonesia yang memiliki karakteristik Cina, mulai dari bentuk bangunan hingga ornamen di dalam dan di luar masjid.

“Beberapa masjid di Indonesia, di antaranya di daerah Tuban dan Pati ada juga lingga dan yoni, simbol yang erat dengan China. Begitu pun dengan ukiran motif yang menyerupai naga,” katanya yang telah menulis 50 esai selama studinya. di China.

Berbicara tentang hubungan Islam Nusantara dan Islam China tidak dapat dipisahkan dari Laksamana Cheng Ho. Sebagai seorang Tionghoa Islam, Cheng Ho memiliki andil besar dalam menyebarkan Islam di nusantara. Bahkan jejak Cheng Ho masih banyak ditemui hari ini. Namanya juga diabadikan menjadi nama sebuah masjid di Tuban.

“Diskusi yang menarik, semoga diskusi ini bisa menjadi semacam pemantik bagi Unisnu, dan mahasiswa untuk lebih giat lagi dalam melakukan studi tentang jejak sejarah Islam di nusantara, khususnya di Jepara,” jelas Faizin, staf UPT Pusat Aswaja Unisnu. Jepara pers diterima oleh NU Online.

Ajang Jagong Islam Nusantara merupakan rangkaian kegiatan Ulang Tahun ke-27 Unisnu Jepara. Pada perayaan tahun ini, panitia mengusung tema Unisnu Jepara sebagai Pesantren Nusantara Peradaban Islam.

Tema ini diangkat untuk menunjukkan keberadaan Unisnu Jepara sebagai sebuah perguruan tinggi yang dimiliki oleh warga nahdliyin yang niscaya menjadi garda terdepan dalam pembumian Islam Nusantara. (nu.or.id)

Leave A Reply

Your email address will not be published.