The news is by your side.

Ternyata Golongan Darah A Lebih Rentan Terhadap Diare

69

Sebuah studi baru yang diterbitkan pada Kamis di Journal of Clinical Investigation menunjukkan bahwa sejenis bakteri E. coli dapat menyebabkan penyakit diare yang lebih parah pada orang dengan golongan darah A.

Bakteri melepaskan protein yang menempel ke sel-sel usus pada orang dengan golongan darah A, tetapi bukan golongan darah O atau B, menurut sebuah penelitian yang dipimpin oleh para peneliti di Washington University School of Medicine di St. Louis.

Vaksin yang menargetkan protein itu berpotensi melindungi orang-orang dengan darah tipe A terhadap efek mematikan infeksi E. coli enterotoksigenik (Escherichia coli), menurut penelitian tersebut.

“Kami pikir protein ini bertanggung jawab untuk perbedaan golongan darah ini dalam tingkat keparahan penyakit,” kata penulis senior studi tersebut, James Fleckenstein, seorang profesor kedokteran di Washington University.

Enterotoxigenic E. coli bertanggung jawab atas jutaan kasus diare dan ratusan ribu kematian setiap tahun, terutama anak-anak. Ini terutama menginfeksi orang yang tinggal di atau mengunjungi negara-negara berkembang.

Beberapa orang yang terinfeksi bakteri mengembangkan diare yang parah, seperti kolera, berair yang dapat mematikan. Orang lain mengalami gejala yang tidak menyenangkan tetapi pulih dengan mudah, sementara beberapa tidak jatuh sakit sama sekali.

Para peneliti menemukan bahwa orang dengan golongan darah A jatuh sakit lebih cepat dan lebih serius dibandingkan dengan golongan darah lainnya. Lebih dari delapan dari 10 (81 persen) dari golongan darah A orang mengembangkan diare yang membutuhkan pengobatan, dibandingkan dengan sekitar setengah dari orang dengan golongan darah B atau O.

Kelompok darah didasarkan pada gula yang menghiasi permukaan sel darah merah dan sel lainnya. Orang dengan golongan darah A memiliki gula yang berbeda dari yang ada di kelompok darah B atau O.

Para peneliti menemukan bahwa bakteri menghasilkan protein spesifik yang menempel pada gula tipe A, tetapi bukan gula tipe B atau O, pada sel usus.

Karena protein juga menempel pada E. coli, ia secara efektif mengikat bakteri ke dinding usus, sehingga mudah bagi mereka untuk mengirimkan racun penyebab diare ke sel-sel usus.

Leave A Reply

Your email address will not be published.