The news is by your side.

Teknologi Baru yang Dapat Membantu Prediksi Serangan Jantung Berbahaya

0 11
Para peneliti telah mengembangkan teknologi baru yang dapat mengetahui lebih dini pasien yang berisiko terkena serangan jantung mematikan beberapa tahun sebelum beresiko, menurut sebuah penelitian yang dirilis pada Selasa oleh University of Oxford.

Para peneliti di Universitas Oxford, bekerja dengan rekan-rekan peneliti di Jerman dan Amerika Serikat, telah menunjukkan teknologi yang mampu mendeteksi plak yang meradang yang rentan menyebabkan serangan jantung dengan menganalisis computed tomography (CT) gambar lemak di sekitar arteri.

Telah terbukti bahwa plak yang paling berbahaya melepaskan messenger kimia yang memodifikasi lemak di sekitarnya. Serangan jantung biasanya disebabkan oleh plak yang meradang di arteri koroner, menyebabkan penyumbatan tiba-tiba darah untuk sampai ke jantung.

Teknologi Fat Attenuation Index (FAI) ditemukan untuk memprediksi serangan jantung fatal bertahun-tahun sebelum terjadi, dengan akurasi prediktif yang sangat unggul dibandingkan dengan metode lain. Orang dengan FAI abnormal memiliki risiko sembilan kali lebih tinggi mengalami serangan jantung fatal dalam lima tahun ke depan. Hasil yang relevan dari teknologi telah dipublikasikan dalam jurnal The Lancet.

“Mengetahui siapa yang berisiko tinggi untuk serangan jantung dapat memungkinkan kita untuk campur tangan cukup dini untuk mencegahnya. Saya berharap biomarker ini menjadi bagian penting dari laporan CT angiografi koroner standar di tahun-tahun mendatang,” kata Profesor Charalambos Antoniades, yang memimpin. studi di Divisi Kedokteran Kardiovaskular Universitas Oxford.

Leave A Reply

Your email address will not be published.