Teddy Sugianto, Ketua Umum INTI mengadakan Kerja bersama TNI, POLRI dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) memberikan bantuan di Lombok, NTB

0 19

Ketua Umum Perhimpunan Indonesia Tionghoa(INTI) pada Sabtu, 08 Desember 2018 di Lombok, NTB diadakan Kerja bersama TNI,POLRI dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) oleh Tim Peduli KasihKemanusiaan Profesional dengan Ng Efendi Hansen sebagai koordinatornya dalammenyalurkan bantuan yang diberikan kepada para korban yang tertimpa bencanagempa.

Setelah mendarat dari Airport Lombok, Ketua Umum INTI, Teddy Sugianto yang juga didampingi oleh Budi S Tanuwibowo, I Wayan Suparmin, Willy Yanto Wijaya, Krista Wijaya, Fenny Kodradjaja, dari INTI SulTeng Rudy Wijaya dan istri dan pengurusnya bergabung dengan Tim Peduli Kasih Kemanusiaan Profesional Ng Efendi Hansen selaku koordinator,dengan Elmy Yani, Herri Ketaren, Didi Wahyudi, dan Darma, serta dari Badan Pemeliharaan Keamanan POLRI Korps Pembinaan Masyatakat KBP Drs. Ricky F. Wakano, dan dari Binmas Polda NTB menuju lokasi yang akan diadakan pemberian bantuan sosial serta peresmian ruang serbaguna yang telah dibangun oleh INTI yaitu Dusun Lendang Re, Kecamatan Gunung Sahari, Lombok Barat dan Dusun Taman Sari, Kecamatan Gunung Sahari, Lombok Barat, namun untuk lokasi di Dusun Taman Sari ditangguhkan terlebih dahulu karena lokasi masih banjir setelah hujan besar pada malam hari.

Sebelum menuju lokasi Desa Lendang Re,rombongan mampir ke lokasi wisata di Lombok yaitu Dusun Sasak, Sade, Rembitan,Lombok Tengah untuk melihat kearifan lokal yang masih terjaga, denganmenyaksikan pertunjukan Peresean yang mana dahulu merupakan ketangkasan mencariprajurit dan sekarang menjadi ritual meminta hujan, di dusun yang terdiri dari150 KK dengan 700 jiwa yang tinggal, disini terdapat kerajinan tangan sertakain tenun yang merupakan salah satu mata pencaharian warga. Kemudian ke lokasiwisata pantai di Pantai Kuta Mandalika Lombok Tengah yang merupakan KawasanEkonomi Khusus (KEK) yang diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 20/10/2017.

Pada lokasi Dusun Lendang Re, Kecamatan Gunung Sahari, Lombok Barat disambut oleh Tuan Guru H. Ahmad Hanafi yang merupakan generasi ke 5 dari Pendiri Pondok Pesantren Riyaadlus Sibyan, yang terkena gempa yang terjadi 2 kali yaitu pada 29 Juli 2018 6,4 SR dan 5 Agustus 2018 7 SR lalu, kemudian INTI segera membuatkan Ruang serbaguna yang dipakai sementara untuk kegiatan ibadah yang sekarang berganti menjadi ruang sekolah bagi anak – anak di lokasi. Ketua Umum Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Teddy Sugianto berserta rombongan datang meninjau serta meresmikan Ruang serbaguna tersebut juga memberikan bantuan berupa 250 Paket Sembako, 230 Tas Sekolah, 100 Meja lipat, Biskuit dan Mainan bagi anak -anak.

Teddy Sugianto, mengatakan bahwa denganmendirikan ruang serbaguna yang dilakukan oleh INTI dengan cepat setelahkejadian di 6 lokasi serta 5 titik pompa air, ini merupakan langkah awal cepattanggap yang dilakukan dengan harapan dapat berguna bagi para korban gempa,serta juga memberikan bantuan paket sembako serta peralatan sekolah bagianak-anak agar anak – anak dapat melanjutkan kegiatan belajarnya.

Tuan Guru H. Ahmad Hanafi, berterima kasih atas bantuan ruang serbaguna dari INTI yang sangat membantu dan berguna bagi warga yang mana dipakai sebagai tempat ibadah sementara hingga sekarang dijadikan ruang sekolah bagi anak – anak, dia berharap INTI bisa terus menjalin tali silahturahmi serta terus berbakti bagi NKRI.

Wakil Ketua Umum, Budi S. Tanuwibowo yang ikut mendampingi juga mengatakan bahwa Ruang serbaguna ini adalah cara yang paling cepat serta bisa dimanfaatkan segera namun setelah itu INTI kedepan akan membantu membangun sesuatu yang lebih bermanfaat seperti sekolah, tempat ibadah dan fasilitas umum.

Setelah kegiatan peresmian dan pemberian bantuan diadakan pelantikan kepengurusan INTI NTB yang diadakan di Lombok Plaza Hotel. (sjinphen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.