Retakan Baru Terdeteksi di Gunung Anak Krakatau, Berpotensi Memicu Longsor

0 4

Badan meteorologi dan geofisika Indonesia telah menemukan celah baru di gunung berapi Anak Krakatau di Selat Sunda, yang berpotensi memuncak pada tanah longsor ketika getaran kuat terjadi selama letusan, kata pejabat tinggi badan tersebut.

Letusan gunung berapi Anak Krakatau memicu tanah longsor pada 22 Desember yang mengakibatkan tsunami, menewaskan lebih dari 400 orang di sepanjang pantai selat.

Kepala badan Dwikorita Karnawati mengungkapkan pada hari Rabu bahwa ruang sempit panjang antara bagian-bagian gunung berapi terdeteksi melalui foto-foto yang diambil dari udara di selatan kawah.

“Ini berpotensi berkembang menjadi tanah longsor atau tanah longsor di bawah air ketika getaran terjadi jika erupsi terjadi,” kata Dwikorita.

Dia mengatakan skala tsunami yang akan dipicu akan lebih kecil, karena volume daerah yang berpotensi meluncur relatif kecil.

“Aktivitas letusan menurun, tetapi tingkat siaga gunung berapi tetap pada tingkat tertinggi kedua,” katanya seperti dikutip media lokal, Rabu.

Tsunami pada akhir tahun lalu menghancurkan provinsi Banten dan Lampung, menyebabkan total lebih dari 40.000 orang terluka dan total 2.752 rumah rusak, serta total 510 kapal hancur, menurut badan manajemen bencana nasional.

Gelombang pasang mengguncang wilayah pantai selat sepanjang 312,75 km, menurut badan meteorologi dan geofisika.

Sejak Juli, gunung berapi Anak Krakatau telah mengalami jenis letusan “strombolian”, yang berarti bahwa aktivitas gunung berapi sering menghasilkan erupsi sedang, menurut ahli vulkanologi.

Badan tersebut telah mengeluarkan peringatan untuk menjauh dari wilayah pesisir di sepanjang Selat Sunda tanpa zona batas 1 km dari pantai karena takut akan tsunami kedua.

Anak Krakatau adalah salah satu dari 129 gunung berapi aktif di Indonesia, negara kepulauan yang luas yang menampung 17.500 pulau, yang berada di zona rawan gempa yang disebut “Cincin Api Pasifik”.

Leave A Reply

Your email address will not be published.