The news is by your side.

Ramah Tamah Panitia Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Singkawang Berlangsung Meriah

62

Acara malam ramah tamah Penitia perayaan Tahun Baru Imlek 2569 dan Festival Cap Go Meh 2018 Kota Singkawang, dengan para peserta Tatung yang dipusatkan di gedung Sunmoon, Jalan Kalimantan, Kelurahan  Condong, Singkawang Tengah, Rabu, 7 Maret 2018 berlangsung meriah.

Seperti perayaan pada tahun-tahun sebelumnya, kemeriahan malam ramah tamah ini, tidak hanya dibanjiri warga keturunan Tionghoa, tetapi juga warga lainnya yang ingin melihat langsung berbagai atraksi dan hiburan yang ditampilkan panitia pelaksana.

Kegiatan malam ramah tamah ini diisi dengan jamuan makan malam bersama, persembahan lagu mandarin dari penyanyi Rajawali band, dan tarian Ako Amoi Hakka Singkawang 2018.

“Acara ramah tamah yang kita laksanakan pada malam ini merupakan penutupan seluruh rangkaian kegiatan perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh. Ini merupakan kegiatan inisiatif pihak panitia dengan seluruh rekan-rekan Tatung yang telah memberikan yang terbaik dalam mensukseskan puncak perayaan Cap Go Meh. Atraksi yang ditampilkan seluruh Tatung sangat luar biasa, dan sangat menghibur. Kita juga berterima kasih kepada warga atas partisipasi dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif, selama kegiatan berlangsung,” kata Ketua Umum Panitia Perayaan Tahun Baru Imlek 2569 dan Festival Cap Go Meh 2018, Kota Singkawang Leonardi Tjhai.

Pada kesempatan tersebut, Leonardi Tjhai mengapresiasi hasil kerja nyata seluruh Tatung yang sudah memberikan pencapaian yang sangat positif, sehingga berhasil memecahkan rekor Muri dengan jumlah peserta Tatung terbanyak, yakni 1.068 Tatung.

“Kita sangat bersyukur semua rangkaian kegiatan Perayaan Tahun Baru Imlek 2569 dan Festival Cap Go Meh 2018, di Kota Singkawang bisa berjalan dengan aman, tertib, sukses, dan lancar. Ini semua berkat dukungan dan kerjasama semua pihak, terutama dari Pemerintah Propinsi kalbar, Pemerintah Kota Singkawang, jajaran panitia, para donatur, sponsorship, aparat keamanan dan juga petugas kebersihan. Terima kasih kami sampaikan kepada semuanya,” tandasnya.

Kapolres Singkawang, AKBP. Yury Nurhidayat memberikan apresiasi dan rasa kebanggannya kepada panitia, dan para Tatung yang telah menjunjung nilai-nilai toleransi dan kerukunan antar umat beragama pada puncak perayaan Cap Go Meh, yang ditunjukkan dengan tidak menimbulkan bunyi-bunyian pada saat umat Muslim melakukan sholat Jumat.

Dikatakannya, sangat bangga kepada seluruh masyarakat Kota Binjai yang selama 3 tahun kepemimpinannya toleransi antar umat beragama sangat tinggi, menjadikan suatu perbedaan sebagai kebersamaan untuk membangun Kota Binjai menjadi Kota yang lebih maju dan berkembang.

“Saya sangat bangga kepada panitia dan seluruh peserta Tatung yang menjunjung tinggi nilai-nilai perbedaan, terbukti dengan tidak dibunyikannya suara gendang, chaim dan gong, saat umat Muslim akan melaksanakan sholat Jumat.  Apa yang dilakukan Tatung ini merupakan bentuk rasa solidaritas kepada saudara kita yang melaksanakan ibadah. Semoga hubungan baik yang terjalin selama ini dapat terus kita pertahankan,” ungkap Yury Nurhidayat.

Ia berharap, perayaan Tahun Baru Imlek 2569 dan Festival Cap Go Meh 2018 yang diketuai oleh Leonardi Tjhai, tidak hanya menjadi yang terbaik dan spektakuler untuk tahun ini, tetapi dapat lebih ditingkatkan lagi untuk tahun-tahun berikutnya, dan kalau bisa dipertahankan hingga 5 tahun berturut-turut.

“Sungguh luar biasa penyelenggaraan Tahun Baru Imlek dan Festival Cap Go Meh yang diakomodinir oleh Ketua panitia Leonardi Tjhai beserta segenap panitianya, bahkan saya juga dibawa panitia ke Jakarta untuk meyakinkan bahwa perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh 2018 di Kota Singkawang berlangsung dengan aman, tertib, sukses dan lancar, seta betul-betul spektakuler. Mari kita tunjukkan kepada dunia, bahwa Singkawang adalah Kota yang sangat toleran, aman, nyaman, dan damai,” tukasnya.

Ia berharap, suasana yang aman, damai, dan kondusif di Kota Singkawang, dapat terus dijaga dan dipertahankan, sehingga mampu mempengaruhi perkembangan ekonomi masyarakat menjadi lebih baik lagi.

Diakhir acara, panitia membagikan ratusan undian berhadian doorprize kepada para Tatung, dan pengumuman pemenang lomba mobil hias lampion, hias rumah tempat tinggal, hias ruko, dan hias lingkungan. Perayaan malam ramah tamah ditutup pada pukul 22.00 Wib dengan penuh keakraban.

Leave A Reply

Your email address will not be published.