The news is by your side.

PT Garam Indonesia Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Garam China

0 22
Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun bersama dengan PT Garam (Persero) melakukan penilaian kerja sama dengan China Salt Industry Corporation, perusahaan garam terbesar di China.

Penilaian kerja sama merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan garam domestik yang masih bergantung pada impor.

Kedua pihak mengadakan pertemuan di Kedutaan Besar Indonesia di Beijing pada Selasa (7/8), untuk menjajaki kerjasama bisnis. Dalam kesempatan tersebut, Komisaris PT Garam Eniya Listiani Dewi didampingi oleh Direktur Farmasi dan Medika, BPPT, Imam Paryanto.

PT Garam adalah satu-satunya perusahaan yang memproduksi garam di Indonesia, dengan kapasitas produksi 350 ribu ton / tahun.

Bisnis dan produksi garam tidak terlalu besar karena tergantung pada iklim dan diproduksi di pertanian. Kualitas dan kuantitasnya tidak terlalu banyak.

Sementara kebutuhan garam di Indonesia adalah 4,5 juta ton / tahun, di samping PT Garam, produsen garam adalah petani garam dengan total luas lahan 25 ribu hektar (5.000 hektar milik PT Garam).

Untuk memenuhi permintaan domestik, hanya ada 2,3 juta ton / tahun, sisanya masih diimpor. Target PT Garam pada 2021 adalah memenuhi 50% dari permintaan domestik.

Menurut Djauhari, kunjungan itu untuk mencari tahu cara menghasilkan garam dalam jumlah besar dan berkualitas baik. CNSIC menghasilkan 18 juta ton / tahun dan kebanyakan dari mereka adalah garam (tambang garam), sehingga produksi tidak tergantung pada musim.

“Kami akan berpartisipasi dalam mendorong kerjasama antara PT GARAM dan CNSIC, termasuk kemungkinan berinvestasi dan memproduksi sehingga Indonesia dapat mengurangi impor, bahkan mungkin ekspor,” kata Djauhari menambahkan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.