The news is by your side.

Pertemuan Rektor se-Asia Digelar di Universitas Kristen Petra Surabaya

0 8

UK Petra menjadi tuan rumah kegiatan internasional 17th Asian University Presidents Forum (AUPF) 2018 selama tiga hari, mulai 6 – 8 November. AUPF merupakan forum pertemuan tahunan antar pimpinan perguruan tinggi di wilayah Asia. AUPF 2018 dihadiri 122 delegasi yang terdiri dari rektor dan jajaran pimpinan universitas yang mendampingi berasal dari 14 negara (62 perguruan tinggi).

AUPF diselenggarakan untuk meningkatkan internasionalisasi khususnya dalam konteks pendidikan tinggi dan menjadi wadah bertukar wawasan dalam meningkatkan pendidikan tinggi serta meningkatkan relasi bilateral antar pendidikan di wilayah Asia. AUPF 2018 mengambil tema “Disruption at The Cross Roads : Innovative Enggagement and Future Challenges for Higher Education”.

Berbagai rangkaian kegiatan menarik dan bermanfaat dipersiapkan UK Petra untuk para peserta. Seluruh  rangkaian kegiatan diadakan di dua lokasi yakni kampus UK Petra dan Sheraton Surabaya Hotel & Towers. Opening Ceremony, Plenary Session & Talkshow dan Parrallel Sessions dilaksanakan di UK Petra. Sedangkan Gala Dinner and Token Exchange, MoU Signing, dan Closing & Hand Over Ceremony dilaksakana di Sheraoton Surabaya Hotel & Towers.

Para pembicara dalam sesi talkshow diantaranya; Rolly Intan mantan Rektor UK Petra periode 2009 – 2017, Jekuk Chang Presiden Dongseo University Korea Selatan, Kamarudin bin Hussin Board of Directors Chairman University Sultan Zainal Abidin Malaysia, Janus Szpytko AGH University of Science and Technology, Poland.

Pada parallel sessions  peserta dibagi dalam tiga ruang. Setiap ruang membahas sub tema sesuai minat para peserta. Setelah pemaparan selesai dilanjutkan dengan diskusi grup sesuai tema. Beberapa tema yang didiskusikan yakni Navigating online courses at the age of disruption, Disruptive innovation: Shifting the way of learning, dan Disruption, globalization, and the changing context of education.

Rangkaian kegiatan AUPF mendapat dukungan penuh dari Pemkot Surabaya dengan menjamu para delegasi untuk mengikuti tour city dan welcome dinner. “Pemkot Surabaya dan warga kota menyambut dengan bangga kehadiran para delegasi,” ujar Walikota Surabaya Tri Rismaharini dalam video sambutannya.

Para peserta dijadwalkan mengunjungi beberapa tempat penting dan bersejarah di Surabaya diantaranya; House of Sampoerna, Taman Harmoni Keputih sebagai taman kota terindah, Co Working Space Koridor, mengunjungi Command Center atau ruang kendali darurat Pemkot Surabaya yang melayani pengaduan darurat dengan cepat.

“Banyak manfaat yang diperoleh dari AUPF diantaranya membangun kerjasama antar institusi sesuai dengan misinya yakni meningkatkan komunikasi, pertukaran informasi, berbagi pengalaman, dan mencari pengembangan bersama,” ujar Rektor UK Petra, Djwantoro Hardjito.

Kerjasama diwujudkan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MOU yang dilaksanakan hari terakhir AUPF. Adapun bentuk kerjasama beragam mulai dari mengadakan konferensi bersama, pertukaran pelajar, penelitian bersama, summer program dan sebagainya.

AUPF 2018 digelar di Gedung P lantai 4, dibuka dengan memukul kentongan oleh Rektor UK Petra Djwantoro Hardjito, Sekjen Kemenristekdikti Ainun Na’im, Jiao Fangtai Vice President of Guangdong University of Foreign Studies on behalf of the permanent secretariat of Asian University Presidents Forum, dan Zhuang Mingying ex-secretary of GDUFS Party Committee. Para delegasi saat menginjakkan kaki di UK Petra pun disambut tarian dari Lanceng Sumekar, Sumenep, Madura dengan meriah. (AV)

Leave A Reply

Your email address will not be published.