Pertanian Organik Tiongkok Memastikan Swasembada dalam Makanan

0 3

Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana #China dapat memberi makan 1,3 miliar orang? Jawabannya adalah metode pertanian ekologis negara ini, yang memaksimalkan lahan dan sumber daya alam untuk mencapai pembangunan berkelanjutan di seluruh negeri.

Di dataran luas di sepanjang Sungai Yangtze, sebuah tempat dengan populasi yang relatif padat, para petani mengadopsi siklus mulberry-silkworm-fish-silk-trees, ekosistem pertanian canggih dan berkelanjutan yang berasal dari Tiongkok kuno.
Daun mulberry memelihara ulat sutera dan kotoran yang terakhir membuahi kolam, yang menyediakan lingkungan yang baik bagi ikan di kolam. Lumpur membantu pohon mulberry tumbuh.

Sementara orang-orang Cina juga menerapkan teknologi modern ke mode pertanian tradisional ini, aerator diluncurkan oleh banyak nelayan untuk memompa oksigen ke dalam kolam, dan listrik yang dibutuhkan untuk menyalakan perangkat dihasilkan oleh panel surya di dekatnya.

Metode serupa adalah menanam lobak pada lumpur kaya nutrisi yang digali dari dasar sungai. Bunga-bunga perkosaan yang marak menarik lebah untuk mencari nektar, yang telah membantu Tiongkok menjadi negara yang menyumbang 30 persen dari produksi madu dunia.

Kepiting berbulu terkenal di dunia China juga dibesarkan di sepanjang Sungai Yangtze, yang membawa keuntungan besar bagi petani lokal dengan dagingnya yang lezat dan harganya mahal.

Mode pembangunan berkelanjutan ini memberi makan lebih dari 100 juta orang dan juga sangat memperkaya makanan sehari-hari orang Cina.

Leave A Reply

Your email address will not be published.