Perkuat Toleransi di Bulan Suci Ramadhan

0 6

Singkawang-Harian InHua. Bulan suci Ramadhan merupakan momen yang tepat untuk pererat silaturahmi, kerukunan, dan toleransi. Demikian disampaikan Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie saat membuka acara Ramadhan Fair yang dilangsungkan di Mess Daerah, Jalan Merdeka, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang, Senin 6 Mei 2019.

Dikatakan Tjhai Chui Mie, momentum Ramadhan seyogyanya dijadikan sebagai ajang mempererat hubungan antar sesama, intropeksi diri, dan berbagi kebahagiaan dengan bersedekah kepada kaum duafa.

“Bulan Suci Ramadhan menjadi sebuah ladang bagi umat Islam untuk berbuat kebaikan, selama 30 hari menjalani ibadah puasa, tentunya harus diisi dengan hal-hal baik yang berguna, dan membawakan manfaat dengan menebarkan kebahagian,” ujarnya.

Ia berharap bulan suci ramadhan dapat dijadikan sebagai bulan pemersatu, tidak hanya bagi umat Islam tetapi juga bagi umat agama lainnya, dengan saling menghormati, saling menghargai dan saling mengasihi didalam bingkai NKRI, menjunjung tinggi Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika. 

Tjhai Chui Mie mengatakan, toleransi dalam keragaman tidak lain untuk menghormati keyakinan dan ibadah antar umat beragama. Toleransi dapat berupa rasa saling menghormati antar masyarakat dan antar umat beragama yang tidak menjalankan ibadah puasa.

Bila rasa pengertian ini terpupuk dengan baik,  jelasnya, akan tercipta kehidupan masyarakat yang tenang dan tentram dalam menjalankan ibadah.

Ia pun menyampaikan pesan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kerukunan, toleransi, dan perdamaian. Dengan demikian, ketenangan hidup akan dicapai.

“Dengan meningkatkan toleransi dan kerukunan, maka dengan sendirinya akan tercipta kedamaian dan ketentraman dalam kehidupan bersama,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Tjhai Chui Mie juga mengingatkan kepada para pedagang agar lebih tertib, teratur, dan disiplin, terutama pedagang makanan agar tidak terlalu mengambil badan jalan, apalagi menjualnya pada sore hari saat akan berbuka puasa yang merupakan puncak kepadatan arus lalu lintas kendaraan. (Rio Dharmawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.