The news is by your side.

Pencarian Berlanjut untuk Gadis Argentina yang Diculik, Terakhir Terlihat di Indonesia

18

Jakarta.  Seorang gadis yang telah hilang selama 8 bulan diyakini berada di Indonesia, membawa ibunya terbang ke seluruh dunia untuk menemukan putrinya.

Elizabeth Avalos yang berusia 27 tahun mencari bantuan untuk menemukan Alum Langone Avalos berusia 7 tahun, yang diculik di Argentina pada Juni 2017.

Alum terakhir terlihat di Toraja, Sulawesi Selatan di Indonesia setelah dinodai di Jakarta.

“Saya putus asa, Alum tidak memiliki seorang pun untuk membantunya, ayahnya membawanya keluar dari negara saya secara tidak sah dan dia membawanya dari sekolahnya, teman-temannya, keluarganya, dan terutama – ibunya,” Ibu Alum mengatakan pada sebuah konferensi pers di Kedutaan Besar Argentina di Jakarta, Senin, 5 Februari.

Pihak berwenang meyakini Alum diculik oleh ayahnya, Jorge Langone, yang pertama membawa anak itu ke Bolivia.

Jorge Langone dan Elizabeth Avalos bertemu pada tahun 2010 dan berpisah pada tahun 2013 karena perilaku keras Langone. Elizabeth diberi hak asuh penuh putrinya oleh Pengadilan di Argentina, sementara Langone diizinkan hak kunjungan.

Menurut Elizabeth, Langone tidak menghormati perintah tersebut dan memiliki gagasan sendiri tentang menjadi orang tua.

“Dia akan selalu mengatakan bahwa dia ingin pergi bepergian dengan putrinya, dia tidak ingin Alum tersebut masuk sekolah karena menurutnya sekolah itu buruk,” katanya.

Dia menambahkan bahwa ini bukan pertama kalinya Langone menculik Alum, dengan mengutip beberapa kesempatan saat Langone membawa gadis itu pergi, kadang-kadang lebih dari 20 hari.

“Tapi selalu di negara saya, sekarang dia membawanya ke negara lain dan saya harus mencarinya,” kata Elizabeth.

Langone, 41, diyakini didampingi pacarnya Candela Gutierrez. Di selebaran didistribusikan ke publik meminta bantuan, kata Langone dan Gutierrez, “berpura-pura menjadi keluarga” dengan Alum dan “menggunakan nama palsu.” Ia juga mengatakan dua “perjalanan dengan menumpang” dan membayar perjalanan mereka dengan bekerja sebagai pemusik dan penari dengan hormat.

Elizabeth mengklaim bahwa pasangan tersebut telah membawa Alum pertama ke Bolivia, kemudian Brazil, Malaysia dan sekarang Indonesia.

Interpol telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Langone dan Gutierrez.

Duta Besar Argentina untuk Indonesia, Ricardo Luis Bocalandro meminta media dan masyarakat Indonesia untuk bergabung dalam mencari Alum.

“Kita perlu menemukan gadis itu dan menyatukannya kembali dengan ibunya. Sudah hampir setahun. Sama sekali bukan kehidupan yang baik bagi seorang gadis muda, “katanya.

Dia mendesak siapa saja yang memiliki informasi untuk menghubungi Kedutaan Besar Argentina di Indonesia.

“Ini jelas telah mempengaruhi hidup saya,” kata Elizabeth. “Saya tidak bisa bernapas, saya tidak dapat melakukan apapun. Aku tidak bisa melanjutkan hidupku. Aku selalu memikirkan putriku. “

Leave A Reply

Your email address will not be published.