The news is by your side.

Pemberian Bantuan untuk Korban Gempa & Tsunami Palu, Sigi, Donggala – Sulawesi Tengah

oleh Paguyuban Meizhou bersama Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera Jakarta, Batam dan Bengkulu

55

Sejak gempa, tsunami dan likuifaksi yang melanda Palu dan daerah sekitarnya di Sulawesi Tengah yaitu daerah Palu, Sigi, Donggala pada 28 September lalu yang mengakibatkan banyaknya korban yang meninggal serta rumah yang hancur.

Paguyuban Meizhou bersama Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera Jakarta, Batam dan Bengkulu mengumpulkan donasi untuk disalurkan kepada para keluarga korban yang ada di tempat pengungsian.

Pada tanggal 24 – 26 Oktober  2018 Paguyuban Meizhou bersama Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera Jakarta, Batam dan Bengkulu mengutus satu tim yang dipimpin oleh Ibu Lani Regina bersama dengan Minawaty Rasidin, Lusy Jappy, Sjin Phen, Suprionoto dan Sudjiman berangkat ke Palu untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban yang berada di pengungsian secara langsung.

Pemberian bantuan ini bekerja sama dengan Ibu Ir. Ch. Shandra Tobondo, MT yang adalah Kepada Dinas Pemerintah Provinsi  Sulawesi Tengah Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu Daerah ( BPM-P2TAPD) beserta keluarga.

Adapun barang – barang yang didistribusikan berupa Sembako seperti Beras, Minyak Sayur, Susu, Kopi, Teh,  Gula, Sarden, Sabun Sikat Gigi, Sarung dalam satu paket yang dibagikan per kepala keluarga di beberapa titik di tempat pengusian sementara. Pada tgl 24 Okt dibagikan di Desa Sidara Kab Sigi dibagikan kepada 95 KK yang ada disana, Kemudian ke Desa Soulowe Keb Sigi sebanyak 195 KK dan Kelurahan Pengawu sebanyak 100 KK.

Dilanjutkan pada tgl 25 Okt memberikan bantuan paket ke Desa Luluh Keb Sigi sebanyak 50 KK, Desa Lolu sebanyak 41 KK, dan Desa Buluri sebanyak 103 KK. Dan beberapa lokasi akan dibantu oleh tim dari Ibu Ch. Shandra Tobondo, MT yang akan membantu memberikan.

Para Tim juga berkeliling melihat kondisi kota Palu yang terkena gempa dan tsunami serta daerah Petobo yang terkena likuikasi dimana juga melihat beberapa Toko Alfamart yang sudah mulai dipersiapakan untuk beroperasi kembali di beberapa tempat yang dilewati.

Kondisi Kota sudah mulai tampak dirapikan oleh PemKot setempat, jembatan Ponulele yang roboh mulai sedang dibongkar untuk dirapikan dan pemulihan kota tampak sedang dikerjakan dimulai dengan mengadakan kerjabakti PemKot mengajak warganya mulai membenahi kota dan kembali untuk beraktifitas kembali.

Para Tim kembali pada tgl 26 Okt dengan doa untuk para korban yang terkena musibah dan harapan agar Kota Palu, Sulawesi Tengah dapat bangkit dan segera pulih dan beraktifitas kembali serta segera dapat membangun kembali agar tetap menjadi destinasi wisatawan. (sjinphen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.