Pembangunan Bandara Singkawang Tinggal Selangkah Lagi

0 2

Singkawang-Harian InHua. Impian masyarakat Kota Singkawang untuk memiliki Bandar Udara segera terwujud. Hal ini terlihat dari keseriusan Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie yang terus mendorong percepatan pembangunan bandara.

Seperti yang telah dilansir Koran nasional Harian InHua beberapa waktu yang lalu, bahwa pembangunan bandara adalah skala prioritas. Saat ini Walikota Singkawang sedang mempersiapkan beberapa kelengkapan persyaratan terakhir, untuk dibawa ke Direktorat Jenderal Kementrian Perhubungan RI untuk dimatangkan pembangunan Bandara Singkawang tahun 2019.

“Pembangunan Bandar Udara tinggal selangkah lagi, saat ini kami sedang melakukan persiapan beberapa lokasi terakhir yang akan diverifikasi menjadi lahan pembangunan bandara,” kata Tjhai Chui Mie dikonfirmasi Koran Harian InHua, Senin 26 November 2018.

Dia menambahkan bahwa, semua persyaratan mulai dari Ijin Pembangunan, Pembebasan Lahan, Sertifikat Tanah, hingga kebutuhan anggaran sudah final.

“Semua persyaratan sudah kami serahkan di Kementerian, semuanya sudah final, tinggal menunggu pekerjaan terakhir, terkait lahan lokasi pembangunan bandara sudah tidak ada masalah lagi. Mudah-mudahan di APBN 2019, anggaran bandara bisa direalisasikan,” kata Tjhai Chui Mie.

Dengan adanya perkembangan ini, dia pun meyakini akan mempercepat Pemerintah Kota Singkawang dalam proses pembangunan bandara. Bahkan Tjhai Chui Mie meyakini pembangunan fisik bandara yang berlokasi di Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan akan dimulai pada tahun 2019.

“Untuk pembebasan lahan bandara yang dulu masih menjadi pekerjaan rumah (PR) Pemkot Singkawang sekarang ini sudah hampir selesai, dimana lahan seluas 106 hektare sudah diselesaikan dan sisanya kita titip di Pengadilan Negeri Singkawang secara konsinyasi. Karena sertifikat tanah dari hasil ganti rugi itu juga akan kita bawa ke Menteri Perhubungan. Untuk itu, kita harapkan doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat, agar seala sesuatunya berjalan lancer,” harapnya.

Terinformasi, beberapa persyaratan kelengkapan pembangunan Bandara Udara sudah disetujui Dirjen Perhubungan Udara, sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan RI, Tentang Penetapan Lokasi Bandar Udara di Kota Singkawang.

Dengan adanya kabar baik ini, Tjhai Chui Mie memastikan bahwa rencana pembangunan Bandara Kota Singkawang tahun 2019 bukan lagi sebagai sebuah target, tetapi sudah menjadi realitas untuk segera dibangun.

“Seperti yang sering saya sampaikan bahwa pembangunan Bandara Singkawang adalah skala prioritas, dan ini saya buktikan keseriusan melalui perjuangan sungguh-sungguh bahkan sejak saya masih menjabat Ketua DPRD Singkawang. Untuk memuluskan pembangunan bandara di Kota Singkawang, saya juga telah mengintruksikan kepada Dinas Perhubungan serta Dinas Pekerjaan Umum dan Permahan Rakyat Singkawang untuk turun ke lapangan guna mematangkan rancangan pembangunan sarana dan prasarana seluruh lokasi bandara,” tukasnya.

Terkait anggaran pembangunan bandara, Tjhai Chui Mie mengatakan bahwa dirinya sedang berupaya untuk mengkaji secara teliti, bentuk kerjasama dengan pihak ketiga (Investor), seperti apa yang paling mampu diyakini untuk merealisasikan secepatnya pembangunan bandara Singkawang.

“Kebutuhan anggaran dalam pembangunan bandara cukup besar, jelas pemerintah Kota akan terbebankan. Untuk itu, kita perjuangkan langkah terbaik melalui bentuk kerjasama dari pihak swasta, bahkan investor dari luar, itu yang sedang kita kejar saat ini,” ungkapnya.

Dia berharap, kehadiran bandara Singkawang dapat memudahkan mobilitas masyarakat dalam meningkatkan geliat perekonomian, terlebih Singkawang adalah daerah tujuan utama wisatawan domestik dan macanegara, sehingga diharapkannya, dengan dibangunnya bandara akan mampu menunjang segala potensi yang ada, terutama percepatan pembangunan bidang ekonomi, pariwisata, budaya, jasa, dan perdagangan.

“Potensi pariwisata dan budaya yang dimiliki Kota Singkawang, sungguh luar biasa karena adanya event Cap Go Meh yang telah di akui dunia internasional sebagai The Real Wonder of The World, yang merupakan perpaduan wisata religi dan wisata edukasi, yang mampu menghadirkan ratusan ribu wisatawan setiap tahunnya. Tentunya, dengan predikat The Real Wonder of The World ini, akan menjadi motor penggerak yang berkelanjutan untuk memajukan pembangunan di segala aspek,” kata Tjhai Chui Mie.

Dikatakannya, dengan dipercepatkan pembangunan bandara, maka optimistis untuk mewujudkan kota yang maju dan sejahtera, dapat berjalan sesuai harapan seluruh komponen masyarakat.

“Singkawang kalau ingin maju, dan masyarakatnya mau hidup sejahtera, mutlak harus ada bandara, tidak boleh tidak. Oleh karena itu, saya tegaskan jangan sampai ada satupun oknum masyarakat yang berani mencoba menghambat apalagi menggagalkannya. Malu, kalau Singkawang yang sudah otonom selama 17 tahun, tetapi masih saja tidak memiliki bandara,” tegasnya.(Rio Dharmawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.