Meriahkan Perayaan Tahun Baru Imlek dan Festival Cap Go Meh, Hiasi Rumah Dengan Lampion

0 13

Singkawang-Harian InHua. Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie mengimbau dan mengajak masyarakat Tionghoa yang akan merayakan Tahun Baru Imlek untuk memnperindah rumah, ruko, dan lingkungan dengan  hiasan gantungan lampion secantik-cantiknya.

Dia mengatakan, Perayaan Tahun Baru Imlek dan festival Cap Go Meh sudah menjadi event pariwisata dan budaya internasional yang dikunjungi banyak wisatawan.

Menurutnya, lampion merupakan atribut budaya Tionghoa yang menandai peralihan tahun dalam penanggalan imlek. Perayaan Imlek tidak akan terasa meriah tanpa kehadiran lampion yang menghiasi sudut-sudut jalan, Kelenteng, dan rumah warga Tionghoa.

“Menyambut perayaan Imlek 2570 dan Festival Cap Go Meh tahun ini, memang setting agak berbeda dengan tahun sebelumnya. Kalau tahun lalu, kita menyiapkan sebanyak 15.000 lampion yang mendapat penghargaan rekor Muri. Untuk tahun ini, jika bisa kita tidak mau tanggung-tanggung. Kita hiasi lampion lebih banyak dari tahun lalu, mengingat untuk tahun ini ada beberapa agenda besar yang akan dihadiri oleh sejumlah Menteri dan Duta Besar Negara Sahabat,” ujar Tjhai Chui Mie.

Ia berharap, pemasangan lampion yang merupakan tradisi masyarakat Tionghoa, dapat terus dilestarikan setiap tahunnya. Namun demikian, ia juga mengimbau agar lampion-lampion tersebut, tetap mematuhi koridor hukum dan menghormati etnis lainnya yang ada di Kota Singkawang. 

“Masyarakat Singkawang sudah dikenal dengan toleransi dan kerukunannya. Pemasangan lampion  ini, menjadi bukti bahwa semua komponen masyarakat dapat hidup berdampingan dengan rukun dan harmonis, ini bisa kita lihat dengan begitu antusiasnnya seluruh warga dalam mendukung dan menyukseskan event tahunan yang masuk dalam agenda pariwisata dunia ini. Pemasangan lampion, tidak hanya menjadi tradisi masyarakat Tionghoa menjelang perayaan tahun baru Imlek, tapi juga menjadi salah satu khazanah budaya daerah yang memiliki daya tarik pariwisata,” imbuhnya.

Perayaan Imlek dan Cap Go Meh, yang telah menjadi festival tahunan, tidak hanya menjadi suatu tontonan mengasyikan, tetapi merupakan sebuah pesta rakyat dalam memaknai kebersamaan, keharmonisan dan kekeluargaan. 

Pantauan Harian InHua, dua Minggu menjelang perayaan Tahun Baru Imlek terlihat ribuan gantungan lampion memenuhi di sepanjang ruas Jalan Utama dan pusat perdagangan seperti Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Sejahtera, Jalan Niaga, Jalan Budi Utomo, Jalan Setia Budi, Jalan Kepol Mahmud, Jalan GM.Situt, Jalan Kalimantan, dan Jalan Yos Sudarso. (Rio Dharmawan)


Leave A Reply

Your email address will not be published.