Menyongsong pemerintahan Dilan

0 10
Jakarta – Dilan yang disebut-sebut oleh Joko Widodo pada Debat Calon Presiden Keempat pada Maret tentu bukan merujuk pada sosok pemuda asal Bandung yang gemar naik motor.

Dilan versi Jokowi berarti Digital Melayani. Pemerintah akan mengadopsi teknologi digital untuk memperbaiki pelayanan publik yang lebih cepat dan transparan.

“Pemerintahan Digital Melayani dibutuhkan Indonesia ke depan, karena yang namanya pelayanan bukan hanya melayani, tapi kecepatan itu sangat diperlukan,” kata Jokowi saat debat pada Maret lalu.

Salah satu hal pertama yang akan mengalami perubahan dalam penerapan program Dilan adalah pelayanan yang berbasis elektronik.

Penggunaan teknologi untuk pelayanan publik tentu akan menjadi angin segar bagi perusahaan yang berbasis teknologi karena akan membuka peluang bersinergi dengan pemerintah dalam program itu.

Sambutan startup
Bukalapak, misalnya yang tidak hanya fokus pada platform jual-beli, bahkan sudah membidik sistem Dilan itu sebelum ramai dibicarakan saat Debat Capres.

Sejak awal 2019, Bukalapak bekerja sama dengan pemerintah provinsi Jawa Barat untuk layanan E-Samsat. Pemilik kendaraan wilayah Jawa Barat dapat membayar pajak kendaraan bermotor mereka melalui aplikasi Bukalapak.

Bukalapak bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor untuk pembayaran pajak daerah melalui platform tersebut sejak April 2019 seperti pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) lewat aplikasi Bukalapak.

“Seperti pemerintahan Dilan, ke depannya, urus berbagai hal bisa dari aplikasi Bukalapak,” kata CEO Achmad Zaky saat pertemuan di Jakarta beberapa waktu lalu.

Attachments area

Leave A Reply

Your email address will not be published.