Malaysia Berharap Kerja Sama yang Lebih Besar dengan Tiongkok di Industri Kereta Api

0 13

Malaysia menyambut perusahaan China untuk membawa keahlian dan investasi ketika negara Asia Tenggara itu berupaya menjadi pusat manufaktur kereta api regional, Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke Siew Fook mengatakan di sini Kamis.

Berbicara selama kunjungan lapangan ke pusat rolling stock produsen lokomotif Cina CRRC di Malaysia, Loke mengatakan dia berharap kerja sama yang erat antara kedua negara akan membantu Malaysia mewujudkan tujuan ini.

“Kami akan melanjutkan kerja sama yang kuat dengan China terutama dalam masalah transportasi dan industri terkait,” katanya dalam konferensi pers.

“Dan kereta api adalah salah satu industri utama yang bisa kita saksikan kolaborasi kuat antara Malaysia dan Cina.”

Dia mengatakan dia telah mengundang CRRC untuk melakukan investasi lebih lanjut di Malaysia, untuk meningkatkan kapasitas rolling stock center dan menjadikannya sebagai hub untuk kawasan Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

China dapat membantu Malaysia dalam mengembangkan sumber daya manusia lokal untuk meningkatkan industri kereta api, katanya.

“Kami memahami untuk membangun industri yang kami butuhkan sumber daya manusia, kami membutuhkan bakat lokal yang tentu saja kami tahu bahwa kami kurang dalam industri ini,” katanya.

“Itulah sebabnya kami berharap akan ada investasi asing dari China, mereka memiliki keahlian, mereka memiliki bakat yang dapat membawa teknologi dan mudah-mudahan mereka dapat melatih talenta lokal kami, atau sumber daya manusia lokal di sepanjang jalan.”

Menjadi beroperasi penuh pada tahun 2015, CRRC rolling stock centre memiliki kapasitas untuk memproduksi hingga 200 gerbong per tahun sambil menyediakan perombakan besar untuk 150 gerbong.

Ini adalah fasilitas manufaktur pertama dan satu-satunya CRRC di Asia Tenggara.

Fu Chengjun, presiden CRRC Zhuzhou Locomotives yang mengawasi operasi Malaysia, mengatakan CRRC telah memulai lokalisasi di bidang manufaktur, pekerjaan, pengadaan, layanan dan pemasaran di Malaysia, dengan lebih dari 85 persen stafnya di Malaysia adalah penduduk lokal.

Turut hadir dalam kunjungan ke pabrik adalah Duta Besar China untuk Malaysia Bai Tian yang mengatakan masa depan kerja sama China-Malaysia adalah “potensi besar dan prospek cerah.”

“CRRC hanyalah salah satu contoh kerja sama dengan Malaysia. Ada banyak kasus, banyak kisah sukses di sini dan sejauh ini China telah berinvestasi di sekitar 400 proyek, menciptakan sekitar 68.000 pekerjaan di Malaysia,” kata Bai.

Leave A Reply

Your email address will not be published.