Kepolisian Akan Buru Kelompok Teroris Terkait ISIS Setelah Serangan 2 Polisi

0 9

Polisi Indonesia memburu anggota kelompok teroris yang berafiliasi dengan Negara Islan (ISIS) setelah penembakan dua personil polisi awal pekan ini di provinsi Sulawesi Tengah, kata kepala staf di kantor kepresidenan Moeldoko di Jakarta, Kamis.

Kedua personil polisi itu ditembak pada hari Senin ketika mereka berusaha untuk mengevakuasi mayat seorang warga sipil yang diyakini dibunuh oleh para teroris di distrik Mountong Pariqi, yang memicu pertukaran tembakan senjata dari kedua pihak, menurut polisi.

Teroris yang dikelompokkan dalam Mujahidin Indonesia Timur (MTI) sekarang dipimpin oleh Ali Kalora yang mengambil alih kepemimpinan dalam kelompok itu setelah seorang tentara Indonesia menembak mati pemimpin mereka Santoso dalam operasi militer di hutan lebat Kabupaten Poso.

Moeldoko mengakui bahwa perburuan itu menghadapi kendala termasuk kondisi daerah pegunungan.

Mantan jenderal mengatakan bahwa operasi militer terhadap anggota kelompok lainnya masih berlangsung. Namun, skala telah melayang lebih rendah baru-baru ini, karena anggota kelompok telah menurun secara signifikan. Diyakini hanya memiliki sekitar sepuluh anggota.

Pada tahun 2016, Indonesia meluncurkan operasi militer di hutan lebat Kabupaten Poso untuk memburu kelompok MTI, yang anggotanya sekitar 36 pada waktu itu, yang melibatkan total 2.000 tentara dan personil polisi.

Kelompok militan telah meluncurkan serangkaian kegiatan teroris dan pembunuhan terhadap personil polisi di Provinsi Sulawesi Tengah.

Leave A Reply

Your email address will not be published.