Jusuf Kalla bertemu dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping di Forum OBOR

0 15

Presiden Cina Xi Jinping pada hari Kamis (25/4) bertemu dengan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla, yang berada di Beijing untuk menghadiri Forum Jalan dan Sabuk Kedua (OBOR) untuk Kerjasama Internasional.

Xi menerima surat dari Presiden Indonesia Joko Widodo yang diserahkan oleh Kalla, dan meminta Kalla untuk menyampaikan salam tulusnya kepada presiden Indonesia.

“Saya mengusulkan Jalur Sutra Maritim Abad 21 selama kunjungan saya ke Indonesia,” kata Xi, seraya menambahkan bahwa kedua negara telah membuat kemajuan baru dalam hubungan bilateral dan mencapai hasil luar biasa dalam kerja sama di berbagai bidang selama beberapa tahun terakhir dengan mengambil Sabuk dan Road Initiative sebagai peluang.

Menyelaraskan bangunan bersama Belt and Road dan Global Maritime Axis Indonesia adalah kerangka kerja keseluruhan kerja sama bilateral di era baru, kata Xi.

Kedua belah pihak harus mengidentifikasi bidang-bidang utama dan arah untuk kerja sama sesegera mungkin, dan melaksanakan proyek-proyek utama seperti Kereta Api Berkecepatan Tinggi Jakarta-Bandung, katanya.

“Saya telah mengusulkan untuk membangun model baru hubungan internasional yang menampilkan rasa saling menghormati, keadilan, keadilan dan kerja sama win-win, dengan tujuan untuk memberikan solusi Cina untuk masalah di dunia saat ini,” kata Xi.

Itu sejalan dengan “Sepuluh Prinsip Konferensi Bandung” yang secara bersama-sama dianjurkan oleh Cina dan Indonesia 64 tahun lalu, kata Xi.

Kedua belah pihak harus berkomunikasi dan berkoordinasi secara erat, bersama-sama menjaga hak dan kepentingan sah negara-negara berkembang, dan membangun komunitas dengan masa depan kemanusiaan yang sama, kata Xi.

Kalla mengatakan bahwa Indonesia adalah mitra penting dalam kerja sama internasional di bawah Inisiatif Sabuk dan Jalan, dan berkeinginan untuk memperkuat pertukaran dan kerja sama dengan Cina dalam bidang perdagangan, investasi, pendidikan, dan bidang lainnya.

Indonesia bersedia bekerja sama dengan China untuk menegakkan multilateralisme, dan bersama-sama mempromosikan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran global dan regional, kata Kalla.

Leave A Reply

Your email address will not be published.