HUT Lie Sak Kung Kung Pererat Kebersamaan dan Keharmonisan

0 24

Singkawang-Harian InHua. Peringatan Hari Ulang Tahun Lie Sak Kung Kung yang terletak di Jalan Bun Fui Norio, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, berlangsung dengan sangat meriah. Peringatan diselenggarakan selama 5 hari, mulai 15-19 Juli 2019.

Acara perayaan, tidak hanya dihadiri masyarakat Kota Singkawang, tapi juga tamu undangan lainnya dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, dan daerah lainnya di Indonesia, khususnya Jakarta.

Sejumlah Pejabat daerah dan unsur Forkopimda Kota Singkawang juga turut hadir, diantaranya Walikota Singkawang Tjhai Chui MIe, Kapolres AKBP. Raymond Marcellino Masengi, Komandan Kodim 1202 Singkawang, Letkol Arm. Viktor Jakob L, Danbrigif 19 Khatulistiwa Kolonel Inf. Fredy Sianturi, Danrindam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Martin Susilo M. Turnip, Kasi Bimas Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, Warsito.

Peringatan Hari Ulang Tahgun Lie Sak Kung Kung, selain diisi dengan ritual keagamaan pada pagi harinya juga dimeriahkan oleh sejumlah artis penyanyi dari Malaysia, diantaranya Xiao Hei, Qin Yong, dan Jane Tan. Selain itu juga hadir artis penyanyi dari Indonesia seperti Jessica Ho dari Pekan Baru, Dewi dari Jakarta, serta Aktor dan Penyiar Radio Freddy Su yang membawakan tembang yang sedang hit saat ini sehingga menghibur para tamu undangan yang hadir. Tamu undangan tampak antusias menikmati acara hiburan yang disuguhkan.

Ketua Panitia HUT Lie Sak Kung Kung, Bub Bun Fa, di sela acara  mengatakan bahwa peringatan Ulang Tahun Lie Sak Kung Kung merupakan kegiatan rutin yang dirayakan setiap tahun, pada tanggal 15, bulan 6 penanggalan kalender Imlek.

“Kami  atas nama seluruh panitia HUT Lie Sak Kung Kung menyampaikan ucapan selamat datang kepada Walikota Singkawang, Kapolres Singkawang, Dandim 1202, serta unsur Forkopimda lainnya dan juga seluruh tamu undangan yang telah hadir memenuhi undangan kami. Kita patut berbangga, dan bersyukur dengan semangat kebersamaan dan keharmonisan yang kita bangun dalam acara peringatan HUT Lie Sak Kung Kung yang dilaksanakan di Kelenteng Sam Chin Miau ini. Kita boleh berbeda pandangan maupun pendapat, tetapi semangat kebersamaan dan keharmonisan tetap harus kita utamakan. Dengan kebersamaan dan keharmonisan, akan tercipta kerukunan, kedamaian dan ketentraman di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, ” ucap Bun Bun Fa.

Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Buddha, Tao, dan Konghucu untuk  saling menjaga kerukunan, keharmonisan, dan toleransi antar umat beragama.

Menurut Tjhai Chui Mie, kerukunan hidup antar umat beragama di Kota Singkawang, selama ini sudah berjalan dengan sangat baik. Sikap saling hormat menghormati dan saling menghargai antar umat beragama, menurut dia harus tetap dijaga, dipelihara dan dikembangkan.

”Toleransi antar umat beragama, harus tercermin pada tindakan-tindakan atau perbuatan yang menunjukkan saling menghargai, saling menghormati, saling menolong, dan saling mengasihi satu sama lain. Termasuk di dalamnya menghormati keyakinan dan keimanan orang lain dengan baik, sehingga tercipta suasana rukun, damai, aman, dan kondusif. Negara sudah menjamin kebebasan umat beragama. Untuk itu, sebagai umat beragama yang taat, kita harus saling menjaga etika dalam beragama. Jangan sampai saling merasa tersinggung antara satu dengan yang lain, sehingga timbul perelisihan dan ketidak harmonisan. Mari kita jaga kehidupan beragama yang rukun, damai dan harmonis yang telah terjalin dengan sangat baik di Kota Singkawang ini,” ajak Tjhai Chui Mie.

Dia meminta agar tokoh agama, dalam membina umat untuk lebih memperhatikan pembinaan moral dan sikap generasi muda.

”Tokoh agama termasuk pengurus Kelenteng Sam Chin Miau, saya harapkan untuk fokus terhadap pembinaan generasi muda. Harus bisa menjauhkan generasi muda yang menjadi penerus bangsa dari pengaruh narkoba, serta segala macam pengaruh negatif globalisasi. Selain itu juga perlu meningkatkan keimanan dan ketaatan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sehingga acara perayaan yang dilaksanakan, tidak hanya dilakukan secara seremonial, tetapi harus diiringi dengan komitmen untuk melakukan evaluasi diri terhadap apa yang telah dilakukan selama ini, sekaligus  bertekad mengupayakan perbaikan kedepannya,” ungkap Tjhai Chui Mie.

Sementara itu, Kapolres Singkawang, AKBP. Raymond Marcellino Masengi menyampaikan pesan kepada warga masyarakat untuk meningkatkan silaturahmi dan saling hormat menghormati meskipun berbeda suku, sehingga hubungan selalu harmonis.

Ia berharap, warga Tionghoa Kota Singkawang untuk bersama-sama menjaga ketertiban, kemanan dan kenyamanan serta berperan aktif dalam menciptakan suasana ke hidupan yang aman, damai dan kondusif. 

“Kita berharap masyarakat Singkawang, untuk terus berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban dan hindari hal-hal yang bisa mengganggu kerukunan dan keharmonisan yang terjalin dengan sangat baik selama ini. Mari kita memaknai perayaan HUT Lie Sak Kung Kung ini dengan penuh hikmad dan kekhusyukan, saling menghargai, saling menghormati dan tingkatkan toleransi dan silaturahmi antar umat beragama.  Terpenting, perayaan ini, juga harus menjadi wahana untuk mempererat hubungan silaturahmi, kekompakan, Persatuan dan kesatuan, serta toleransi di lingkungan masyarakat Kota Singkawang yang heterogen,” kata Kapolres Singkawang, AKBP. Raymond Marcellino Masengi. 

Selama perayaan HUT Lie Sak Kung Kung, panitia menyuguhkan hidangan makan bersama untuk tamu undangan dan warga masyarakat yang hadir. (Rio Dharmawan)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.