The news is by your side.

Dato Sri Tahir Serahkan Bus Tingkat kepada Walikota Surabaya

0 46

Baru kemarin Walikota Surabaya Tri Rismaharini menerima penghargaan Lee Kuan Yew Word City Prize bersama Kota Kazan Rusia, Tokyo Jepang dan Hamburg Jerman. Kini Walikota Surabaya mendapat hibah dua bus tingkat dari CSR Bank Mayapada yang diserahkan langsung Dato Sri Tahir disaksikan para tokoh dan pengusaha Tionghoa Surabaya di halaman Balai Kota (12/7).

Dato Sri Tahir mengaku bangga sebagai arek Surabaya walau kini tinggal di Jakarta, namun mengikuti seluruh perkembangan yang terjadi di tanah kelahirannya 66 tahun silam. Jebolan Universitas Nanyang tersebut memberikan dua bus tingkat untuk digunakan warga Surabaya selain itu juga menyerahkan dana pendidikan sebesar 5 Milyar Rupiah kepada Pemkot Surabaya.

“Keberhasilan tidak ada artinya bila tidak berbagi kepada yang membutuhkan,” tutur pendiri Mayapada Group.

Walikota Surabaya mengucapkan terimakasih dan mengatakan bus tingkat akan dimanfaatkan untuk mengangkut para mahasiswa guna mengurangi angka kecelakaan. Risma prihatin tingginya angka kecelakaan mahasiswa, karena tidak memiliki SIM. Pengadaan bus sebagai transportasi masal sebagai solusi yang tepat.

Selanjutnya Risma dan Tahir didampingi para pengusaha naik bus tingkat modern tersebut menyusuri Kalimas yang bersih. Berulangkali Tahir memuji kinerja Tri Rismaharini yang meraih banyak prestasi karena menjadikan Surabaya berkembang maju pesat dan mengayomi warganya. “Jika banyak pemimpin yang peduli kepada warganya, pasti negara akan kuat,” ujar Tahir sambil menunjuk pinggiran Kalimas yang dulu tempat ia bermain semasa kecil.

Tahir mengaku tidak akan lupa dengan asal usulnya, dulu ia terlahir dari keluarga sederhana dan hidup di kalangan orang tidak mampu di Surabaya. Ketika lulus SMA Kristen Petra, Tahir sempat berkeinginan menjadi dokter namun kandas, karena sang ayah sakit dan terpaksa berhenti kuliah lalu meneruskan bisnis keluarga. Di usia 20 tahun, Tahir memperoleh bea siswa ke sekolah bisnis Universitas Teknologi Nanyang, Singapura.

Di sela acara, Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengungkapkan dua bus bantuan CSR Bank Mayapada memiliki spesifikasi yang sama dengan Bus Suroboyo yakni mesin matic, CCTV, tempat duduk nyaman. Namun untuk bus tingkat terdapat 90 tempat duduk dan tidak diperkenankan berdiri.

Irvan menginformasikan setelah dua bus tingkat bantuan CRS Bank Mayapada, rencananya Pemkot akan menambah lagi 10 armada bus dari APBD. Sehingga total keseluruhan akan ada 20 bus milik Pemkot, yang kini telah ada 8 Suroboyo Bus dan 2 dari CSR Bank Mayapada.

Bus tingkat akan beroperasi melayani penumpang dari arah barat Universitas Negeri Surabaya, ke timur ITS hingga Unair. Sedangkan Bus Suroboyo dengan rute Terminal Purabaya hingga Terminal Rajawali begitu sebaliknya. Peminat Bus Suroboyo yang dilaunching 9 April 2018 lalu, diminati masyarakat hingga 15 persen perhari. Membayarnya menggunakan sampah, sehingga bus ikon Surabaya sangat terkenal di dunia.  “Untuk bus tingkat yang baru akan segera beroperasi dalam waktu dekat dan membayarnya tetap menggunakan sampah plastik,” jelas Irvan. (AV)

Leave A Reply

Your email address will not be published.