The news is by your side.

China Menandatangani Pembelian Minyak Sawit Indonesia

0 27
Beberapa pengusaha Cina menandatangani kontrak untuk membeli minyak sawit dan produk turunannya dari Indonesia senilai 726 juta dolar AS di Nanjing pada hari Rabu. Kontrak ini berlaku untuk satu tahun ke depan.

Penandatanganan ini disaksikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Cina dan Mongolia Djauhari Oratmangun yang turut memimpin sebuah seminar tentang Perdagangan dan Promosi Minyak Sawit di Ibukota Provinsi Jiangsu.

“Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia terus memiliki dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Meningkatnya permintaan dan permintaan minyak sawit dari China dapat dipenuhi oleh Indonesia sehingga pengusaha Cina dapat mempercayai kemampuan kualitas dan kuantitas produk minyak sawit Indonesia dan turunannya, “kata Duta Besar dalam seminar yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang China Impor dan Ekspor Bahan Pangan, Asli, Produk dan Hewan oleh Produk (CFNA) bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan Tiongkok (Mofcom) dan Kedutaan Besar Beijing.

Seminar ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Li Keqiang pada 7 Mei 2018 di Istana Bogor, Jawa Barat, khususnya mengenai rencana pembelian minimal 500.000 ton minyak sawit Indonesia oleh China. .

Ketua CFNA Bian Zhen Hu mengatakan bahwa promosi produk minyak sawit harus dijaga agar produk kelapa sawit nasional memiliki reputasi yang baik dan diakui oleh semua lapisan masyarakat Cina. Mereka ingin menjembatani para pengusaha kedua negara untuk meningkatkan hubungan perdagangan.

Dalam kesempatan itu, Direktur Jenderal Urusan Asia Mofcom Peng Gang menjelaskan bahwa perdagangan Indonesia dengan Tiongkok terus meningkat.

China akan terus membuka pasar secara luas ke Indonesia dan dunia.

Permintaan minyak sawit Indonesia di China terus meningkat. Impor makanan laut Indonesia oleh China pada 2017 mencapai 2,21 miliar dolar AS, sedangkan pada 2016 hanya 1,67 miliar dolar AS.

Data menunjukkan bahwa Indonesia menempati peringkat teratas negara pengimpor kelapa sawit ke China.

Diyakini pula bahwa nilai ekspor minyak sawit Indonesia ke China akan terus meningkat karena permintaan, baik dari industri maupun masyarakat juga terus meningkat.

Total kontrak pembelian produk minyak sawit dan turunannya yang ditandatangani adalah 1,21 juta ton atau setara dengan 726 juta dolar AS.

Kontrak pembelian dilakukan oleh beberapa perusahaan Indonesia dan Cina, termasuk PT Wilmar Nabati Indonesia, Cofco China, dan Yihai dan Kerry Investment Co Ltd.

Sekitar satu juta ton pembelian minyak sawit dan turunannya adalah hasil dari area perkebunan di pulau Sumatera. (Republika.co.id)

Leave A Reply

Your email address will not be published.