Berkah Ramadhan 250 Anak Yatim Belanja Gratis dan Belajar Menghias Lampion Ketupat di Pasar Atom Mall Surabaya

0 9

Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama. Berbagi kebahagiaan tak hanya dilakukan perkumpulan di masyarakat tapi hampir banyak instansi. Demikian pula pengelola Pasar Atom Mall selalu rutin menyantuni anak yatim piatu.

Menurut Direktur Utama Pasar Atom dan Pasar Atom Mall Halim Antawira Hermanto kegiatan bakti sosial mengundang beberapa panti asuhan yang tersebar di Surabaya dan sekitarnya,  dilakukan secara rutin.

“Tahun ini merupakan CSR yang ke 9 fokus dilakukan di bulan Ramadhan menyambut Hari Raya Idul Fitri,” terang Halim Antawira di sela acara Indahnya Berkah Ramadhan yang berlangsung di Pasar Atom Mall lantai 5 (27/5).

Adapun panti asuhan yang diundang diantaranya; Yayasan Nurul Aji, PA Darul Aytam Dluafa Ruqoiyah, PA Payp Noor Musholla dan PA Anisa.

Acarapun dikemas menarik yakni anak-anak nonton bareng film kartun tentang pendidikan Islam seperti pentingnya menjaga kebersihan. Pada akhir nonton film, anak-anak menjawab pertanyaan dan mendapat hadiah makanan ringan.

Sebagian anak-anak sesuai kelompoknya melakukan sholat dhuhur bersama di masjid mall. Selanjutnya anak-anak berbelanja gratis memilih pakaian yang disukai untuk menyambut lebaran. Sebagian kelompok lain bermain di area mall di Fun World.

“Anak-anak dibagi tiga kelompok ada yang bermain, berbelanja dan membuat kerajinan lampion ketupat dari karton,” jelas Halim Antawira.

Pada akhir acara seluruh anak mendapatkan goodie bag, uang saku 60 ribu dan makanan buka puasa. Pihak panitia juga memberikan sembako kepada pengurus panti asuhan yang diundang datang.

Halim Antawira menginformasikan selama bulan puasa kegiatan di mall tetap meriah dan aman, karena seluruh tenant serta petugas keamanan memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung.

“Kondisi Surabaya ini relatif aman. Walau di kota lain ada peristiwa kemarin. Di banyak pusat perbelanjaan kegiatan jual beli berjalan lancar seperti biasa. Pada jam makan siang pun disini penuh pengunjung,” tutur Halim.

Sementara itu anak-anak yatim terlihat senang bisa bermain dan berbelanja gratis. Bahkan mereka nampak antusias saat diajari menghias lampion ketupat. Najua kelas 4 SD mengaku senang menghias lampion ketupat karena bisa diajarkan teman-temannya di sekolah. (AV)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.