The news is by your side.

Bangunan Sarat Sejarah Di Madiun Dari Rumah Kapitan China Hingga Titd Hwie Ing Kiong Yang Masih Berdiri Megah

49

Bila Madiun dijuluki sebagai Kota Brem, Kota Pecel dan Kota Sepur memang tepat, karena kedua tempat makanan tersebut berasal, selain itu sebagai lokasi PT. Industri Kereta Api yang berdiri pada 18 Mei 1981 memproduksi kereta kelas ekonomi dan gerbong barang, lalu berkembang menjadi industri modern. Pemkot Madiun pun berbenah seperti di wilayah lain, menggenjot pariwisata guna menaikkan ekonomi masyarakatnya.

Ada yang menarik di Madiun yakni terdapat 19 bangunan bersejarah, salah satunya rumah Kapitan China yang konon hanya ada di dua kota di Indonesia yakni di Madiun dan Medan. Rumah Kapitan China yang terletak di depan Alun-alun Madiun termasuk langka dan masih berdiri kokoh tidak ada perubahan sama sekali. Tim ahli Pemprov Jatim pun telah melihat kondisi rumah yang teletak di Jalan Kol. Marhadi, Kelurahan Nambangan Lor, untuk selanjutnya ditetapkan sebagai cagar budaya.

Rumah bergaya Eropa tersebut memang kurang terawat banyak semak belukar yang tumbuh di halaman depannya. Berdasarkan cerita di masa lalu, rumah tersebut milik orang Belanda yang dijual kepada Opsir China kaya. Kala itu banyak orang Belanda yang kesulitan ekonomi akibat perang yang tak berkesudahan sehingga aset negara maupun pribadi dijual.

Setelah rumah dibeli Opsir China, masyarakat menyebutnya rumah Kapitan China karena yang bertempat tinggal lama adalah seorang Kapitan China. Kapitan China bukanlah pangkat kemiliteran tapi jabatan yang diberikan pemerintah Belanda kepada orang yang dipercaya mengawasi kegiatan di Pecinan merupakan kekuasaannya.

Orang Tionghoa kaya diberi pangkat Mayor, Kapitan, Letnan oleh Pemerintah Hindia Belanda, tapi mereka bukanlah tentara. Pangkat tersebut hanya gelar kehormatan saja, karena mereka berpengaruh sebagai pimpinan yang kuat dan kaya raya bagi golongannya. Orang Belanda menyebut mereka sebagai Opsir China dan membatasi geraik geriknya. Warga Tionghoa kala itu dipaksa tinggal di Pecinan yang menjadi cikal bakal di berbagai kota di tanah air.

TITD Hwie Ing Kiong Sarat Sejarah Bagian Wisata Kota Kebanggan Masyarakat Madiun

Keberadaan Kelenteng Hwie Ing Kiong tak jauh dari alun-alun Madiun, bila berjalan kaki mungkin tak sampai 20 menitan. Begitu sampai terlihat bangunan yang menarik dan sisi kiri kanan terdapat pohon beringin ciri khas keberadaan bangunan di masa pemerintahan Belanda. Berdasarkan sejarah memangg ada kaitannya antara masyarakat Tionghoa di masa itu dengan pemerintah Belanda yang berkuasa.

Kelenteng Hwie Ing Kiong sebbagai ketua pengurus Ferry Soetanto, merayakan HUT pada 7 Mei kemarin. Sama halnya dengan klenteng di lain tempat, Hwie Ing Kiong memiliki banyak kegiatan berdasarkan kalender China selain menggelar bakti sosial. Hwie Ing Kiong selain sebagai tempat ibadah memiliki sarana gedung pertemuan dan lapangan olahraga basket.

Tuan rumah Hwie Ing Kiong adalah YM Mak Zu Thian Shang Sheng Mu. Di dalam kelenteng banyak altar dan terdapat bangunan pagoda 3 tingkat yang sangat indah dimana paling atas adalah Yu Huang Da Di, tengah Maitreya dan paling bawah Tee Cong Ong Pu Sa. Di depannya terdapat taman dan gazebo khas Tiongkok. Di sampingnya gedung berhalaman luas tampak aktivitas atlit barongsai sedang berlatih di atas tiang.

Keberadaan Hwie Ing Kiong di jantung kota sebagai pusat perdagangan Tionghoa kala itu hingga kini. Berdasarkan cerita, Tan Bik Swat bersama rekan-rekannya ingin membangun kelenteng namun belum mendapatkan tanah. Pada 1887, istri Residen Belanda yang jatuh sakit diminta dokter pulang ke negaranya untuk berobat.

Kapitan Liem Koen Tie pimpinan masyarakat Tionghoa Madiun mengobatinya dengan ramuan tradisional dan ternyata sembuh. Sebagai ucapan terimakasih, Residen Belanda memberi tanah kurang lebih satu hektar di tengah kota untuk dibangun kelenteng. Arsitek dari Tiongkok pun didatangkan hingga bangunan yang indah dan megah terwujud diberi nama Hwie Ing Kiong berarti Istana Kesejahteraan. Hwie Ing kiong menjadi kebangaan masyarakat Madiun menjadi salah satu kunjungan wisata menarik. (Avr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.