Astronom China dan Australia Ungkap Pola Spiral Bimasakti yang Bengkok

0 5

Sebuah studi baru oleh para astronom Cina dan Australia telah mengembangkan gambar tiga dimensi akurat pertama di dunia tentang penampilan bengkok Bima Sakti, menunjukkan bahwa cakram galaksi tidak datar tetapi bengkok dan terpelintir jauh dari pusat.

Studi ini dipublikasikan secara online di jurnal Nature Astronomy pada hari Selasa.

Banyak orang percaya bahwa galaksi akan terlihat seperti piringan datar bintang-bintang yang mengorbit di sekitar wilayah pusatnya, tetapi para peneliti dari studi tersebut menemukan bahwa wilayah terluar galaksi itu melengkung dan terpelintir, membentuk struktur tiga dimensi.

Chen Xiaodian, penulis utama penelitian ini dan seorang peneliti di National Astronomical Observatories dari Chinese Academy of Sciences, mengatakan bahwa jarak yang akurat dari Matahari ke bagian-bagian cakram luar Bima Sakti adalah kunci untuk mengetahui seperti apa bentuk cakram itu.

Para peneliti membuat model piringan Galactic yang kuat berdasarkan 1.339 bintang variabel yang empat hingga 20 kali lebih besar dari Matahari, dan hingga 100.000 kali lebih bercahaya. Bintang-bintang ini memberikan akurasi jarak yang tinggi digunakan sebagai indikator jarak primer untuk mengembangkan gambar tiga dimensi galaksi yang intuitif dan akurat.

Dari peta distribusi 3D, para peneliti menemukan bahwa piringan bintang turunan baru dibengkokkan dalam pola spiral bengkok secara progresif, dengan bentuk S.

Studi lebih lanjut membuktikan bahwa morfologi bintang warp sangat sesuai dengan warp galaksi.

“Temuan baru ini dapat membantu kita mengetahui bentuk Bimasakti, dan memberikan petunjuk kunci untuk memahami bagaimana galaksi seperti Bimasakti terbentuk dan berevolusi,” kata Deng Licai, rekan penulis penelitian ini.

Leave A Reply

Your email address will not be published.