The news is by your side.

11 Makanan Terbaik untuk Sistem Kekebalan Tubuh

0 20

Vitamin C memiliki reputasi sebagai nutrisi yang baik. Di dalam tubuh, vitamin C bertindak sebagai antioksidan, yang berarti melindungi sel-sel dari kerusakan radikal bebas. Mengkonsumsinya juga membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik, yang sangat penting untuk fungsi sistem kekebalan normal.

Makanan dengan kandungan vitamin C yang tinggi tidak akan menghentikan gejala flu Anda saja, memakannya secara teratur juga dapat membantu mencegah penyakit. Ada cara lain bahwa makanan melawan infeksi dan memperkuat respons kekebalan. Dilansir dari TIME, inilah 11 makanan terbaik untuk sistem kekebalan tubuh Anda.

Cabai jalapeno

Paprika jalapeño mendapatkan rasanya dari capsaicin, yang mengandung banyak nutrisi. Capsaicin bertindak sebagai agen anti-inflamasi dan dapat meredakan gejala-gejala arthritis. Beberapa penelitian menunjukkan itu juga dapat membuat metabolisme Anda baik.

Lemon

Lemon memiliki banyak senyawa yang disebut bio-flavonoid, yang dapat membunuh radikal bebas penyebab kanker. Ia juga mengandung vitamin C (memenuhi setengah dari kebutuhan harian Anda). Jadi, menambahkan jus lemon ke dalam makanan Anda adalah strategi yang mudah untuk melindungi diri Anda dari pilek dan infeksi lainnya.

Apel

Menurut studi yang dilakukan pada tahun 2005, orang yang makan apel akan menggunakan lebih sedikit obat ketika sakit. Para pecinta apel juga mengaku lebih jarang terserang asma. Apel kaya serat dan dapat membantu mengurangi peradangan umum selama infeksi. Apel juga bisa memberikan rasa kenyang yang lebih cepat.

Sup Ayam

Menurut penelitian, ternyata ini adalah obat herbal yang mampu membantu meredakan gejala pilek, karena kaldu hangat dapat menipiskan lendir hidung sehingga bisa bersih lebih mudah. Jika Anda sakit, jangan lupa minum sup ayam agar lebih cepat sembuh.

Bawang Putih

Aroma bawang putih bisa memberikan banyak manfaat kesehatan. Aromanya yang tajam berasal dari senyawa belerang, termasuk allicin. Para ilmuwan percaya bahwa allicin dapat memblokir enzim yang bisa menyebabkan infeksi. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa bawang putih dapat menangkal masuk angin. Penelitian lain juga menyebutkan, dengan makan bawang putih, akana mengurangi risiko yang lebih rendah untuk kanker perut, kolon dan esofagus.

Jeruk Bali

Setengah buah Jeruk Bali mengandung lebih dari 60% kebutuhan vitamin C harian Anda. Selain itu, mengonsumsinya juga dapat membantu tubuh menyerap nutrisi penting lainnya, seperti zat besi. Orang-orang yang secara teratur mengonsumsi makannan yang mengandung vitamin C, mungkin memiliki kemungkinan flu yang lebih ringan.

Jahe

Jahe, yang kadang-kadang direkomendasikan untuk mengobati mual, juga disarankan baik sebagai antioksidan dan anti-peradangan. Sebuah kajian terbaru dari 60 penelitian menemukan bahwa jahe memiliki efek menguntungkan pada penyakit seperti obesitas, penyakit jantung dan diabetes. Selain itu, jahe juga mengandung beta-karoten dan capsaicin untuk menunjang sistem kekebalan tubuh.

Sage

Sage, bisa juga dibuat menjadi teh. Inilah adalah obat tradisional untuk sakit tenggorokan, batuk dan flu. Sebuah penelitian di Swiss menemukan bahwa menggunakan sage dapat membantu meredakan iritasi tenggorokan.

Teh Chamomile

Bunga Chamomile kering telah digunakan selama ratusan tahun dan ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa teh ini dapat membantu sakit perut. Bunganya mengandung zat yang disebut flavonoid yang dapat membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit.

Daun Adas

Ketika mengalami demam, sedikit adas bisa membantu Anda. Di dalam sayuran rasa licorice ini, ada zat yang dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Adas juga menjadi sumber potasium yang baik, penting dalam mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh sehingga tidak mudah mengalami dehidrasi.

Cranberry

Apakah cranberry membantu mencegah atau mengobati infeksi saluran kemih atau tidak, hal ini masih diperdebatkan. Dengan penelitian terbaru, fakta menunjukkan bahwa mungkin tidak dapat menurunkan jumlah bakteri dalam urin wanita. Namun, nutrisi dalam buah berry ini bisa mendukung kesehatan sistem kekebalan dan dapat mengekang risiko penyakit jantung.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.